Desa Antapan Bersiap Sambut Nyepi Caka 1947 dan Bulan Bahasa Bali Viii Warsa 2026
Menjelang pergantian tahun Saka, Pemerintah Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, secara resmi menginisiasi koordinasi strategis untuk menyambut hari raya Nyepi Caka 1947. Langkah ini diawali dengan undangan resmi dari Perbekel Desa Antapan, I Nyoman Astawa, S.Sos, yang menjadwalkan pertemuan penting pada Senin, 23 Februari 2026.
Pertemuan yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Perbekel ini melibatkan seluruh elemen kunci desa, mulai dari Bendesa Adat, Kelian Banjar Adat, hingga unsur pengamanan seperti Pecalang, Babinsa, dan Babinkamtibmas. Fokus utama agenda ini adalah sinkronisasi pelaksanaan rangkaian hari suci, yang meliputi:
* Penyepian: Pelaksanaan Catur Brata Penyepian.
* Melasti: Ritual penyucian sarana persembahyangan ke sumber air.
* Pengerupukan: Pengamanan pawai ogoh-ogoh untuk memastikan transisi menuju tahun baru berjalan khidmat tanpa gangguan keamanan.
Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Desa Antapan dalam menjaga tradisi sekaligus memastikan kenyamanan seluruh krama desa di tengah momentum spiritual yang krusial ini.
Bulan Bahasa Bali VIII Warsa 2026
"Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa"
Selain persiapan Nyepi, bulan Februari 2026 juga menjadi momentum penting bagi pelestarian budaya melalui penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali VIII.
1. Tema dan Filosofi
Tahun ini, Bulan Bahasa Bali mengusung tema "Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa". Tema ini secara mendalam dimaknai sebagai altar pemuliaan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai "taman spiritual" untuk membangun jiwa manusia yang utama, suci, dan sempurna.
2. Implementasi di Tingkat Desa
Sesuai arahan Pemerintah Provinsi Bali, setiap desa diharapkan melaksanakan Wimbakara (lomba) yang melibatkan lintas generasi